Swakarya punya cerita Blog

Archive for the ‘Tempat Asiik’ Category

gudegbuamad

Gudeg-deg Jogja

Kalau Anda berkesempatan tamasya berkeliling Jogja, di beberapa sudut jalan strategis akan banyak menemui penjual masakan yang manis ini. Orang Jogja suka menyantap gudeg ini terutama di pagi dan malam hari.

Secara umum masakan gudeg disajikan dengan 2 cara, yaitu gudeg basah dan kering. Untuk membuat Gudeg basah , semua bahan gudeg hanya sekali dimasak dengan direbus hingga habis airnya, sedangkan untuk gudeg kering , minimal 2 kali memasak hingga benar-benar kering. Gudeg kering mempunyai daya tahan lebih lama (bisa sampai 4-5 hari) daripada gudeg basah, karena air di dalamnya benar-benar sudah habis.

Gudeg (baik basah maupun kering) biasanya disajikan dengan sayur daun singkong, ayam , telur, dan krecek pedas (dari bahan kulit sapi). Untuk gudeg basah biasanya ditambahkan dengan areh.

Bahan baku gudeg juga bervariasi. Umumnya gudeg Jogja dibuat dari bahan baku nangka muda. Bahan baku lain adalah rebung (bambu muda) dan manggar (bunga pohon kelapa). Namun jarang orang membuat gudeg dari dua bahan baku ini, karena sulit didapat. Warungnya dapat ditemukan di jalan Hayam Wuruk, daerah Lempuyangan hanya pada malam hari.

Di pagi hari, tempat menyantap gudeg yang cukup kondang adalah di jalan sekitar kampus UGM. Di utara UGM, tepatnya di Kampung mBarek, adalah sentra produksi gudeg. Di sini ada belasan rumah yang memproduksi gudeg dan rata-rata mempunyai tempat berjualan di seantero kota Jogja. Beberapa nama gudeg kondang berasal dari kampung ini, antara lain : Gudeg Bu Hj. Amad, Gudeg Yu Narni dan Gudeg Yu Jum (Mbok Marto dan Mbok Ginuk).

Jika Anda suka Gudeg yang kering, gudeg Bu Hj.Amad yang paling joss, paling kering tapi tetap nikmat, kemudianĀ  disusul Gudeg Yu Narni dan Yu Jum.ketiganya spesial menjual gudeg kering karena lebih awet untuk dibawa pulang atau oleh-oleh.

Kalo mau yang basah, di sepanjang Jl. Kaliurang di pagi dan malam hari ada beberapa pilihan untuk Anda.

Iklan

angkringan-lik-man-3t

Menikmati Angkringan Malam di Yogyakarta

Di antara sekian tempat nongkrong malam di Jogja, di mana berbagai macam dan jenis orang dengan beraneka latar belakang dan kepentingan, tumplek bleg di sini. Jika itu angkringan, tempat yang anda sebutkan, pasti angkringan Lik Man yang terletak di sebelah utara Stasiun Tugu menjadi salah satunya. Wajar, sebab tempat itu telah menjadi favorit banyak orang kalo datang ke Jogja.

Suasana Angkringan Lik Man sangat unik bagi banyak orang. Anda bisa berjalan ke utara dari arah Malioboro atau Stasiun Tugu hingga menemukan jalan kecil ke arah barat, kemudian berbelok. Anda akan menemukan angkringan yang dimaksud tak jauh dari belokan, tepatnya di sebelah kiri jalan. Cirinya, ada dua buah bakul yang dihubungkan dengan bambu, anglo dengan arang yang membara, serta deretan gelas yang ditata dan aneka gorengan, serta sate yang terjejer di atasnya.

Angkringan Lik Man memang angkringan legendaris, sebab pedagangnya adalah generasi awal pedagang angkringan di Yogyakarta yang umumnya berasal dari Klaten. Lik Man merupakan putra Mbah Pairo, pedagang angkringan pertama di Yogyakarta yang berjualan sejak tahun 1950-an. Sejak itu, menjamurlah angkringan-angkringan lain.

Di angkringan yang buka pukul 18.00 ini, anda bisa memesan bermacam minuman yang ditawarkan, panas maupun dingin. Pilihan minuman favorit adalah Kopi Joss, kopi yang disajikan panas dengan diberi arang. Kelebihan kopi itu adalah kadar kafeinnya yang rendah karena dinetralisir oleh arang. Tak usah khawatir itu hanya mitos, sebab Kopi Joss lahir dari penelitian mahasiwa Universitas Gadjah Mada yang kebetulan sering nongkrong di Angkringan Lik Man.

Ho..ho penasaran, dateng aja ke Jogja…

satemanisjl

Kalau kalian ke Jogja, sempatkan jalan-jalan di Malioboro di pagi hari (+- jam 10 pagi). Di ujung jalan Maliobro ada pasar tradisional yang paling ngetop di Jogja, Beringharjo.

Kalau pergi ke Pasar Bringharjo, sebelum belanja-belanja yang lain isi perut dulu. Pesen saja pecel ato urapĀ  pincuk dengan tempe bacemnya. Juga jangan lupa untuk mencicipi sate manis. Disebut sate manis karena rasanya manis-manis gurih. Daging sapi yang digunakan adalah bagian sandung lamur yang banyak memiliki lemak.

Untuk bisa menikmati sate manis ini, kita hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp. 3500 sampai Rp. 6000 per 10 tusuk. Kalo mau cuek, sambil nenteng pecel/urap dan sate yang dipincuk, Anda bisa jalan-jalan di pasar yang menjual banyak batik ini. Cuma buat yang DRS (darah tinggi sekalee) makan satenya jangan banyak-banyak, ntar bisa kebawa ambulance.

Dari sekian banyak gudeg yang ada di Jogja, ternyata beberapa di antaranya memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri. Salah satunya adalah gudeg pawon. Kali ini, kita akan mencicipi gudeg yang sangat terkenal dan legendaris tersebut.

Keunikan dari gudeg ini sebenernya bukan terletak pada menunya, bahkan boleh dibilang rasa gudeg beraliran putih ini ndak ada yang istimewa bila dibandingkan dengan gudeg-gudeg sejenis. Akan tetapi letak keunikannya adalah tempat dijualnya gudeg ini, yaitu di pawon atau dapur.

Gudeg Pawon

Tempat berjualan gudeg ini tidak seperti warung-warung pada umumnya. Karena memang tempat berjualannya di pawon alias dapur, maka kita harus jeli untuk menemukan tempat ini. Tetapi hal ini tidaklah sulit, karena tempat ini mudah dikenali, yaitu banyaknya kendaraan yang diparkir di depannya, mulai dari sepeda motor hingga mobil-mobil.

Lokasi gudeg ini berada pada Jalan Janturan, Glagah, Yogyakarta. Dari Jalan Kusumanegara, pada pertigaan di depan Toserba Pamela, belok ke selatan. Setelah melewati kampus UTY dan Ahmad Dahlan, maka Anda akan menemukan rumah yang di depannya banyak diparkir kendaraan, di situlah Gudeg Pawon berada.

Sumber : cahandong.org

sotoayam2500

Soto Cap Kintjir

Tempat makan soto dan opor yang asiik. Soto dengan kuah kaldu ayam yang pas, pake sayatan daging ayam yang gurih, trus ada taburan rahasiannya yang endang banget, juga ada menu laen kaya nasi ranjau (nasi bakar) dengan ayam suwir atau teri plus sambalnya yang mak nyuooosss, pedaaaaaahs sheeekalee… harga memuaskan kantong anak kost, tapi tetap bersih, halal dan rasane mas.. eh mas yang jual juga asiik buat ngobrol..:)

lelebakar

Kedai Teraz

Yang ini jualan ayam bakar dan penyetan <lele, nila atau udang> pake sambel
ndadak, juga ada nasi goreng, cah kangkung deel…el, tempatnya asiik buat nongkrong. Harga masih ok.

ayambakar

Warung Bu Rini

Buat yang suka katering bisa langganan di sini, siang hari banyak dijual aneka makanan harian kaya tumis, sayur asem, sop, juga aneka lauk harian kaya ayam goreng, tempe/tahu/bakwan, daging goreng juga makanan lainnya.

Waroeng JIBE

Warung ini jualan aneka nasi goreng, siomay dan smoothy. Harganya lumayan buat kantong mahasiswa. Eh ya sop buahnya ok punya lho, jangan gak nyonbain.