Swakarya punya cerita Blog

Archive for Januari 2009

angkringan-lik-man-3t

Menikmati Angkringan Malam di Yogyakarta

Di antara sekian tempat nongkrong malam di Jogja, di mana berbagai macam dan jenis orang dengan beraneka latar belakang dan kepentingan, tumplek bleg di sini. Jika itu angkringan, tempat yang anda sebutkan, pasti angkringan Lik Man yang terletak di sebelah utara Stasiun Tugu menjadi salah satunya. Wajar, sebab tempat itu telah menjadi favorit banyak orang kalo datang ke Jogja.

Suasana Angkringan Lik Man sangat unik bagi banyak orang. Anda bisa berjalan ke utara dari arah Malioboro atau Stasiun Tugu hingga menemukan jalan kecil ke arah barat, kemudian berbelok. Anda akan menemukan angkringan yang dimaksud tak jauh dari belokan, tepatnya di sebelah kiri jalan. Cirinya, ada dua buah bakul yang dihubungkan dengan bambu, anglo dengan arang yang membara, serta deretan gelas yang ditata dan aneka gorengan, serta sate yang terjejer di atasnya.

Angkringan Lik Man memang angkringan legendaris, sebab pedagangnya adalah generasi awal pedagang angkringan di Yogyakarta yang umumnya berasal dari Klaten. Lik Man merupakan putra Mbah Pairo, pedagang angkringan pertama di Yogyakarta yang berjualan sejak tahun 1950-an. Sejak itu, menjamurlah angkringan-angkringan lain.

Di angkringan yang buka pukul 18.00 ini, anda bisa memesan bermacam minuman yang ditawarkan, panas maupun dingin. Pilihan minuman favorit adalah Kopi Joss, kopi yang disajikan panas dengan diberi arang. Kelebihan kopi itu adalah kadar kafeinnya yang rendah karena dinetralisir oleh arang. Tak usah khawatir itu hanya mitos, sebab Kopi Joss lahir dari penelitian mahasiwa Universitas Gadjah Mada yang kebetulan sering nongkrong di Angkringan Lik Man.

Ho..ho penasaran, dateng aja ke Jogja…